Rabu, 31 Juli 2013

Andai kita masih bersama, apa masih akan ada kata bahagia? atau air mata?
apa kamu tidak bosan membuat air mata mengalir dari wajahku?
saat kita masih bersama, saat kita masih saling memiliki, namun salah satu dari kita sudah tidak merasa nyaman lagi. iya... aku yang terabaikan.

Perasaanku terabaikan oleh sifatmu. Berulang kali aku mencoba sabar, lagi, lagi, dan menyerah pada akhirnya. Mungkin memang ini yang terbaik. Kamu pantas bahagia, begitu pula aku, walau kita tidak bersama.

Apa kamu tega meninggalkan aku dan perasaanku yang masih sepenuhnya untukmu?

jika itu maumu, pergilah... kebahagian mu bukan bersamaku. Tapi, sisakan sedikit senyum untukku agar aku bisa meihatmu bahagia. Dan aku bisa mencari orang yang menyayangi aku, yang lebih darimu:-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar